Blog

Opini

High Tech Low Tech

Belajar Ketulusan Dari Anak-Anak

Melupakan dan memaafkan dengan cepat adalah hal yang layak dipelajari kembali dari masa kanak-kanak kita. Dulu seberapun kerasnya kita berselisih dengan teman-teman sewaktu kecil, kita masih bisa dengan cepat memaafkan dan melupakan masalah yang terjadi. Tanpa memerlukan proses memaafkan, kita bisa langsung akrab kembali. Saat kita sudah bermain bersama kembali maka saat itulah kita sudah memaafkan dan melupakan yang terjadi.

Tapi kemampuan ini seolah memudar seiring dengan pertumbuhan usia kita. Lucunya seharusnya dengan berkembangnya pengalaman, seharusnya wawasan dan pertimbangan kita makin baik namun banyak kejadian kita malah makin sempit.

Dulu waktu kecil jika seorang teman mengatakan sesuatu atau menginformasikan sesuatu maka kita dengan mudah menanyakan kembali. Tapi sekarang jika ada yang memprovokasi maka dengan nalar dewasa kita kita cenderung langsung menerimanya mentah-mentah. (Ayo ngaku apa tidak hehehe). Fitnah memfitnah adalah hal yang kita pelajari seiring dengan kedewasaan kita, yang pada dasarnya adalah sebuah kemunduran.

Anak-anak tidak pernah menyembunyikan apa yang ada dalam pikiran mereka. Mereka akan mengatakan hal yang sejujurnya. Ini adalah sesuatu yang mahal dalam dunia orang dewasa namun hal yang sangat layak diingat kembali. Layak dipelajari kembali.

Sewaktu anak-anak kita tidak pernah mempermasalahkan intonasi seseorang. Tidak pernah mempermasalahkan gaya bahasa seseorang. Belum mengetahui ilmu sindiran, tidak mengenal kata-kata yang memerahkan telinga. Otak bekerja dengan lebih nyaman dan hati mengolah dengan sangat damai.

 

Seandainya kemampuan menganalisa ala orang dewasa bisa dipadukan dengan ketulusan milik anak-anak pastilah akan menghasilkan harmoni yang lebih baik. OK mungkin saja ide ini terdengar aneh tapi tidak lebih aneh dari ide “think global , act local” alias berpikir global tapi bersikap lokal.  

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.