Blog

Opini

High Tech Low Tech

Beda Pilkada(L) dan Pilkabe

 

Pilkada(L) dan Pil KB sama-sama berisi pil tapi sangat berbeda dalam tujuan dan hasil. Kalau Pilkada(L) pasti lupa kalau jadi, tapi pil KB pastu jadi kalau lupa. Maksudnya begini; pada proses pilkada(L) semua janji muluk ditebarkan dengan kecap yang paling nomor satu. Bahkan kalau ada kecap nomor nol, mungkin mereka akan memakai nomor nol. Jika pilkada(L) sudah berakhir dan sang calon sudah jadi maka dia pasti lupa dengan segala janji manis yang sudah ditebarkan hehehehehe.  Nah kalau pil KB lain lagi ceritanya. Jika kita lupa meminum pil KB maka sudah pasti akan jadi alias hamil hehehehe. Itulah bedanya, walau sama-sama pil tapi hasil akhirnya berbeda.

 

Statistik

Hampir semua janji-janji (yang saya tahu) dalam kampanye pilkada(L) itu tidak bisa diukur tingkat keberhasilannya. Atau setidaknya hasil dari janji selama masa kampanye pilkada(L) itu tidak pernah saya ketahui hasilnya. Kondisi ini didukung oleh karakter masyarakat kita yang suka pikun dengan janji-janji para kontestan pilkada(L).

Ambil contohnya meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat, tolak ukurnya apa? Apa pernah mereka berani menjanjikan peningkatan pendapatan perkapita dari level tertentu ke level tertentu. Contoh lain meningkatkan lapangan kerja. Apa pernah para kontestan pilkada(L) berani menjanjikan peningkatan jumlah orang bekerja dari angka tertentu (yang seharusnya mereka tahu) ke angka tertentu.  

Kontrol

Setelah kontestan pilkada(L) dinobatkan sebagai pemenang yang sah, kontrol dari rakyat sebagai pemegang saham atas daerah yang dikepalai oleh pemenang kontes sangat diperlukan. Teorinya manis tapi prakteknya susah. Pemenang kontes pilkada(L) biasanya sudah satu paket dengan para pemimpin rakyatnya (bukan wakil rakyat). Kondisi ini diperparah dengan sikap apatis para pemegang saham karena pada akhirnya para pemegang saham malah merugi jika ikut aktif mengurusi atau mengontrol pemenang kontes pilkada(L) itu.

AJAK (Asal JAngan Korupsi)

Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu menuntut isi janji para kontestan pilkada(L) itu. Saya juga tidak terlalu menaruh banyak harapan terhadap para kontestan pilkada(L) itu. Terserah kalian lah mau dibawa kemana negeri kecil ini. Tapi saya Cuma minta satu saja pada para kada(L) yang nanti akan berkuasa, mohon dengan hormat dan dengan penuh kerendahan hati dan penuh ketulusan dari dalam hati saya yang paling dalam: “JANGAN KALIAN KORUPSI”Saya tidak perduli dengan hutang kalian untuk dana kampanye, saya tidak perduli dengan tuntutan istri atau anak kalian, saya tidak perduli kesulitan ekonomi kalian karena sebenarnya secara realitas kalian juga tidak pernah perduli dengan kondisi saya (kami). Tapi jika kalian korupsi kalian telah memakan uang saya, hak saya. Jadi secara otomatis saya kehilangan rasa hormat saya terhadap kalian. Kalau kalau kalian berani korupsi, pasti saya akan datangi kalian dan saya kentutin kalian (walau dalam mimpi) 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.