Blog

Opini

High Tech Low Tech

Setia Pada Firefox


I am a Google Big Fans but can’t leave Mozilla Firefox.
Saya memakai hampir semua layanan yang dikeluarkan Google. Untuk urusan mesin pencari saya pasti memakai google. Saat orang-orang masih memakai Yahoo Mail saya beruntung mendapat kesempatan mencicipi Gmail walaupun belum secara resmi diluncurkan. Waktu itu pendaftaran gmail masih dengan cara undangan dari user yang sudah mempunyai akun Gmail. Sekarang email dengan domain pribadi saya titipkan di servernya google via google apps. Untuk cloud drive, saya juga memakai Google Apps. Tidak usah dibahas juga kalau saya memakai Androidnya Google. Pokoknya Google is number one.

Saat Google mengeluarkan browsernya saya langsung mencoba tapi tidak serta merta meninggalkan Firefox karena saya sudah jatuh cinta dengan Firefox. Bahkan saat Firefox lebih sering crash dan Google Chrome makin cepat dan ringan saya tetap tidak bisa meng-uninstall Firefox. Google Chrome memang jauh lebih ringan dan cepat dalam meloading (Mungkin hanya masalah chache management saja) tapi ada beberapa add on Firefox yang tidak dimiliki Chrome. Kebetulan add on itu adalah faktor kunci favorit saya.

  1. Try Again

    Kalau koneksi lagi tidak bagus, add on Try Again ini sangat berguna karena dengan add on ini Firefox bisa me-loading halaman secara otomatis. Bisa diatur seberapa banyak loading yang kita inginkan. Sampai saat ini Opera dan Google Chrome tidak mempunyai add on ini.

  1. Web Developer Tools

    Seperti namanya, add on ini memang untuk para web developer. CSS checking, images information, form dan browser resize dan beberapa opsi lain yang berguna selama proses mendandani web kita. Tapi bukan web developer saja yang boleh memakai. Contoh kecil; dengan fasilitas display image information maka semua image bisa ditarik. Ini berguna jika kita menemukan image yang tidak bisa di download dengan metode biasa alias dengan klik kanan biasa karena image itu diproteksi agar tidak bisa diunduh.

  1. Anonymox

    Idenya dasarnya adalah untuk menyamarkan dan menjaga privasi kita selama berselancar tapi fungsinya bisa lebih dari sekedar itu. Dengan Anonymox kita bisa bebas berselancar tanpa diblok oleh Nawala-nya Indonesia. Ini terjadi karena kita pada dasarnya kita mendownload data dari servernya Anonymox yang dianggap halal oleh Nawala. Jadi dengan Anonymox kita bisa bebas browsing tanpa diblok sana sini.

Jadi kalau nanti ketiga add on diatas bisa disematkan dalam browser Chrome, saya pasti akan menjadikan Chrome sebagai brower utama saya. 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.