Blog

Opini

High Tech Low Tech

Simulator SIM Kuda Lumping

Kendaraan jenis baru akan segera masuk ke pasaran. Kendaraan jenis Kuda Lumping ini akan segera meramaikan persaingan otomotif di Hindia Londo. Para pesaingnya yang notabene adalah pemain lama juga sudah bersiap-siap dengan kehadiran kuda lumping ini. Pihak Mitsubishi adalah yang merasa paling terancam terutama varian Mitsubishi Kuda yang mereka andalkan. Izuzu Panther, Yamaha Byson, Honda Bebek,  Toyota Kijang, Toyota Anjing, dan Mercy Buldog  juga bersiap-siap menahan gempuran sang Kuda Lumping.

Pihak Pemerintah di Hindia Londo masih kesulitan untuk menyediakan simulator untuk jenis kendaraan baru ini. Sebagai jenis kendaraan yang baru naik daun, ketersedian perangkat lunak untuk simulator SIM Kuda Lumping memang masih menjadi kendala. Keadaan ini diperparah dengan seretnya kucuran dana dari pemerintah karena mereka harus ekstra hati-hati dalam mengeluarkan anggaran. Hal ini berhubungan dengan kisruh yang terjadi waktu proyek pengadaan simulator SIM yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Dulu beberapa anggota kepolisian negeri Hindia Londo disidik oleh pihak berwenang. Mereka ditenggarai terlibat dalam penggelembungan anggaran untuk pengadaan alat simulasi SIM. Alat yang seharusnya murah karena berlisensi Open Source malah menjadi dibuat mahal karena ditempeli label Proprietary Software. Padahal semua kodenya dikopi dari program bebasis Open Source.

Untuk masalah pengadaan Simulator SIM Kuda Lumping, kepolisian Negeri Hindia Londo harus berhadapan dengan pihak KPK (Komisi Para Kuda). Komisi Para Kuda berkeberatan dengan penggunaan kuda lumping sebagai sarana transportasi. Ini berhubungan dengan lisensi kuda lumping yang sebenarnya hanya dikelurkan untuk tujuan hiburan bukan lisensi untuk  transportasi. Apalagi nantinya akan ada nilai komersial setelah kuda lumping dijadikan alat transportasi masal. Maka makin lengkaplah karena menurut Komisi Para Kuda (KPK), lisensinya hanya untuk non profit.

Dilain pihak, kepolisian Negeri Hindia Londo sepertinya menganggap argumentasi Komisi Para Kuda (KPK) tidak masuk akal. Bahkan Kepolisian mengatakan bahwa Komisi Para Kuda terlalu banyak makan beling sehingga mulutnya terluka sehingga bicaranya ngawur. Ini adalah kesekian kalinya pihak kepolisian berseteru dengan Komis Para Kuda.

Kondisi ini mengingatkan kita pada perseteruan mereka beberapa waktu yang lalu. Dulu mereka sempat rebut tentang impor buaya dan cicak. Pihak kepolisian ngotot bahwa buaya yang harus didahulukan sedangkan Komisi Para Kuda ngotot bahwa impor cicak yang harus didahulukan.

Sekarang Komisi Para Kuda juga tampaknya tidak mau mengalah dan berusaha mencari bala bantuan. Sadar dengan situasi dimana image kepolisian yang dekat dengan kaum buaya, Komisi Para Kuda sekarang berusaha mendekati sesama anggota KPK yang bisa mengalahkan kekuatan buaya. Komisi Para Kuda kabarnya sedang berusaha mendekati Komis Para Komodo (KPK) yang dalam kekuatan pasti sebanding dengan buaya.

Kita tunggu saja apakah proyek Simulator SIM Kuda Lumping ini akan berjalan lancar atau tidak. We’ll see...

NB: F*ck U.... ga ada kerjaan yang lebih penting selain ribut kaya anak kecil ya?!

 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.