Blog

Opini

High Tech Low Tech

Orang-Orangan Sawah Vs Orang-Orang Beneran

 

Terik matahari yang membakar atau hujan yang mengguyur tidak akan mampu mengalahkan dedikasi orang-orangan sawah untuk tetap menjaga teritorinya. Sebuah militansi yang layak ditiru oleh orang-orang beneran di negeri Hindia Londo yang saya cintai ini. Siang malam orang-orangan sawah menjaga padi agar tidak dihabiskan burung yang lapar.

Orang-orangan sawah yang berfungsi untuk menakuti burung yang hendak memakan hasil tanaman petani sebelum dipanen. Kalau mau googling maka kita bisa menemukan berbagai macam bentuk orang-orangan sawah sesuai dengan negara asalanya. Dari yang sederhana sampai dengan yang mirip sekali dengan manusia.

Semirip-miripnya benda ini dengan manusia, mereka tidak sama dengan manusia. Orang-orangan sawah ini tidak bisa disogok oleh burung yang hendak menjarah hasil panen petani. Uang tidak mempan, digertak juga tidak bisa berpengaruh. Lebih lagi jangan mencoba menawarkan penggoda lawan jenis kepada orang-orangan sawah karena mereka tidak tertarik dengan lawan jenis (Sejenis juga tidak lho!!!)

Kebalikan dengan sifat orang-orang beneran. Bayangkan jika para petani memakai jasa orang-orang beneran untuk menjaga sawahnya dari serbuan burung, pastilah dedikasinya akan berbeda. Belum lagi biaya tambahan yang harus dikeluarkan semisal untuk membeli jas hujan dan krim anti matahari. Kalau burungnya pintar maka mereka akan membawa segepok uang agar penjaga sawah itu mau meninggalkan posnya sejenak. Atau menakuti dengan datang bersama jumlah yang banyak. Atau mengirim penggoda bagi penjaga sawah yang bertugas itu.

Ah.. pokoknya kalau dibuatkan daftar pastilah lebih banyak segi positifnya jika memakai jasa orang-orangan sawah daripada memakai jasa orang-orang beneran. Kalau memakai jasa orang-orang beneran terlalu banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Pangkalnya adalah fakta bahwa orang-orang beneran adalah segumpal daging dan otot yang tersusun dengan maha sempurna yang memiliki akal dan pikiran. Sebuah kemampuan yang bisa dipakai sesuai dengan keinginan sang pemilik otak yang mengendalikan daging dan otot itu.

Berdasar dari ide sederhana ini, saya akan mengirim surat kepada Perdana Menteri Hindia Londo tentang ide saya. Ide sederhana agar  beliau mempertimbangkan pemakain orang-orangan sawah ini dalam hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan yang memerlukan ketahanan mental yang ekstrim. Karena data empiris menunjukkan orang-orangan sawah sangat kuat menahan godaan. Omong-omong ada yang tahu alamat emailnya Perdana Menteri Hindia Londo ngga ya?

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.