Blog

Opini

High Tech Low Tech

Komet Pengembara Tatasurya

 

Momen saat komet melintas adalah saat yang ditunggu oleh banyak penghuni bumi. Pendaran cahaya yang dibawanya adalah pemandangan yang sangat memukau. Ekor komet yang memendar saat melintas didekat bumi adalah pemandangan yang langka dan sangat fenomenal. Momen yang bukan hanya ditunggu kalangan astronom, tapi juga oleh orang awam. Disambut dengan meriah seperti layaknya selebritis.

Tapi sebenarnya komet tidaklah memiliki karakter seperti selebritis karena komet tidak menyukai ketenaran. Dia lebih banyak menghabiskan waktunya beredar di bagian tergelap tatasurya. Berhibernasi dalam suhu yang sangat dingin. Namun hebatnya dalam kondisi ini komet hampir sepenuhnya terbebas dari pengaruh matahari.

Sesuai dengan bentuk lintasannya yang lebih lonjong maka akan ada saat komet berada sangat jauh dari matahari. Inilah momen komet bergerak dengan sangat lambat. Melata diantara bagian paling dingin tatasurya. Pada periode ini komet berhibernasi, hampir semua partikel yang ada bersamanya membeku. Partikel yang membeku inilah yang akhirnya berubah menjadi pendaran cahaya indah saat komet melintas mendekati matahari.

Saat berada di garis edarnya yang pendek inilah komet menjadi fenomena luar biasa. Semua partikel yang dibentuk saat berada di bagian dingin tatasurya mendadak berhamburan menjadi cahaya yang indah. Indah bagi hampir semua mata yang memandangnya. Saat yang paling ditunggu oleh hampir semua mahkluk yang menghirup oksigen dan mempunyai kornea yang berfungsi sempurna. Namun untuk komet itu sendiri, itu adalah periode paling berat karena hampir semua bagian penyusunnya menipis.

Partikel yang dikumpulkan saat berhibernasi di bagian gelap tatasurya yang disukainya terkuras. Sejalan dengan hukum gravitasi dimana yang lebih dekat dengan sumber gravitasi akan bergerak lebih cepat, maka saat dia berada dekat matahari ini adalah saat sebagian besar energinya berhamburan. Momen saat garis edar mendekat matahari ini juga sekaligus momen komet mendekat dengan planet-planet yang lain. Jadi bukan hanya mengakibatkan partikel beku menjadi menipis, tapi juga terkikis karena harus menahan gesekan dengan atmosfir planet yang didekatinya.

Itu adalah sebagian deskripsi komet yang saya ingat dari pelajaran waktu SD. Dari sekian banyak benda angkasa, komet adalah yang paling menarik buat saya. Untuk imaginasi seorang anak SD, komet adalah benda yang sangat cool.Kesan yang saya dapat komet adalah benda yang aneh dan independen. Aneh karena tidak seperti kebanyakan anggota tata surya yang lain. Independen karena walaupun sebagai anggota tata surya, komet tidak selalu tunduk terhadap aturan matahari. Dan yang paling cool adalah bahwa ternyata komet adalah salah satu benda yang masih asli membawa materi awal terbentuknya tatasurya.

Dari tingkat ke-cool-an komet, dia layak dan berhak menjadi selebritis dalam tatasurya, tapi dari karakternya sepertinya komet tidak senang menjadi selebritis dalam sistem yang dikendalikan matahari ini. 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.