Semua peristiwa yang terjadi selalu punya dua sisi. Terlepas dari apapun kesan dari pengalaman atas peristiwa yang terjadi, sebenarnya selalu ada dua sisi yang tersaji. Cerita yang kita anggap sebuah hal negatif bisa saja membawa efek positif terhadap kita. Demikian juga cerita yang kita lihat sebagai peristiwa positif malah sebenarnya menyeret kita ke dalam sesuatu yang negatif. 

Saya percaya bahwa semuanya merupakan hasil dari keseimbangan. Seperti layaknya teori elektron dan proton yang akhirnya membentuk keseimbangan dan stabilitas. Berbicara soal stabilitas, tidak semua sesuatu yang diam itu stabil dan tidak semua sesuatu yang bergerak itu tidak stabil. 

Ambil contohnya orang yang sedang bersepeda. Saat mengendarai sepeda, kita harus terus bergerak agar tetap stabil. Sekali kita berhenti bergerak maka kita akan terjatuh. Dengan kondisi seperti itu lalu kita menganggap bahwa sesuatu yang bergerak adalah sesuatu yang stabil. 

Lalu ambil contoh lainnya saat kita duduk. Tidak ada yang bisa membantah bahwa saat kita duduk, kita berada dalam posisi stabil. Stabil karena tidak bergerak. Lalu apakah dengan ini kita berani mengambil kesimpulan bahwa sesuatu yang tidak bergerak adalah sesuatu yang stabil?

Mungkin benar, tapi tidak ada kepastian bahwa sesuatu yang bergerak juga tidak stabil. Contohnya adalah orang yang sedang naik sepeda dimana dalam kecepatan tertentu dia malah lebih stabil. 

Semua sisi yang kita coba cerna pastinya mengandung kebenaran. Tergantung dari sudut mana dan acuan apa yang kita pakai. Tergantung kepada pendekatan apa yang kita gunakan untuk mencari kebenaran yang kita maksud. 

Nah kalau sudah setuju tentang ini maka kita juga harus setuju bahwa segala sesuatu tidak akan tetap seperti adanya. Akan ada perubahan pastinya, perubahan yang bisa kita usahakan. Jadi kalau sedang bersedih dihari ini, lalu tidurlah dan besok pasti akan ada perubahan. 

Semua peritiwa selalu punya dua sisi. Sekali lagi tergantung sudut mana kita melihatnya. Bahkan sebuah obyek pemandangan didepan mata saja bisa kita lihat secara berbeda. Coba saja pejamkan satu mata, pasti ada sedikit perbedaan yang bisa kita lihat. 

Btw saya nulis apa sih :)