E=MC2Prestasi  akademis bukanlah segalanya dalam perkembangan seorang anak. Setidaknya itulah yang kami (saya dan isteri) sepakati saat menilai perkembangan putri pertama kami yang sedang berada di taman kanak-kanak. Bukan karena dia bermasalah dengan prestasi akademisnya tapi karena kami sepakat untuk menyeimbangkan sisi lain dari perkembangannya.

Putri pertama kami hampir tidak mengalami kendala yang berarti dalam mengikuti pelajaran di TK. Kami sebagai orang tua bahkan merasa diberi kemudahan dalam hal ini karena putri kami dapat menyerap pelajaran yang diberikan di sekolah dengan cepat. Bahkan putri kami termasuk anak yang berprestasi di kelasnya. Umur 3 tahun dia sudah hafal hurup dan umur 3,5 tahun sudah bisa menggabungkan huruf dan membaca satu kata. Dengan modal ini maka pada umur 4 tahun sudah lancar membaca dan menulis.

Demikian juga dengan menghitung. Tambah kurang sampai 2 digit (ratusan) sudah dapat dikerjakan pada umur 4 tahun. Hal yang bagi kami merupakan sesuatu yang membanggakan.

Namun seperti yang saya pernah tulis dulu bahwa tantangan kami adalah perkembangan sosialiasi. Sekarang putri kami sudah punya beberapa teman di lingkungan kami. Perkembangannya juga melaju dengan pesat. Mentalnya jauh makin bagus dan lebih percaya diri dalam bergaul.

Namun pola sosialiasinya yang berubah ini juga membawa efek lain. Sekarang dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Kami memberinya beberapa tanggungjawab sederhana untuk membiasakannya menerima tanggungjawab. Dan bahkan tanggungjawab sederhana ini juga menjadi sering ditawar olehnya. Kami jadi geleng-geleng kepala dengan perubahan ini.

Intinya sekarang dia lebih memprioritaskan teman-temannya daripada kami hehehehe. Tapi perasaan marah (agak marah) kami langsung hilang saat kami ingat masa-masa dimana putri kami sangat susah untuk masuk ke lingkungan baru. Masa-masa di mana kami malah dengan semangat menyuruh dia agar keluar bermain dengan teman-temannya.

Walaupun sekarang dia menjadi agak bandel, tapi kami percaya dan yakin bahwa social skill ini adalah juga hal yang sangat diperlukan untuk perkembangan putri kami kedepan.