Blog

Opini

High Tech Low Tech

Kultur Tidak Boleh Salah Yang Berakibat Buruk

 

Dalam perjalanan roda sebuah organisasi pasti ada saja saat dimana anggotanya berbuat kesalahan. Baik itu dalam organisasi sosial, perusahaan, atau organisasi apapun. Sistem boleh saja sempurna tapi selama eksekutornya adalah manusia, maka kemungkinan kesalahan pasti saja ada. Karena pelaksananya adalah sekumpulan otot yang dikontrol oleh sel otak yang melibatkan hal abstrak yang bernama perasaan.

Ada dua dua hal umum yang akan mengikuti sebuah kesalahan. Koreksi dan hukuman. Setiap kesalahan memang seharusnya mendapatkan hukuman karena jika tidak maka roda penggerak organisasi itu akan bersikap seenaknya. Hukuman dapat bervariasi sesuai dengan tingkat kesalahan yang dilakukan. Namun yang tidak kalah penting adalah koreksi setelahnya

Organisasi yang sehat seharusnya memberikan ruang yang cukup untuk sebuah proses pembelajaran dari kesalahan. Bukan berarti berkompromi dengan kualitas atau standard yang telah ditentukan, namun menempatkan sebuah “kemanusiawian” dalam pelaksanaan hal-hal yang memang dilakukan oleh manusia. Ini semua merupakan bagian dari proses belajar bagi semua komponen yang terlibat dalam perputaran roda organisasi bersangkutan.

Jika ruang untuk sebuah kesalahan sama sekali ditiadakan maka pada akhirnya akan membuat penggerak roda organisasi itu sama sekali tidak bisa mengambil pembelajaran darinya. Akan ada upaya untuk menutupi kesalahan dalam tingkatan yang luar biasa. Dalam hal yang paling sederhana, akan ada pemutarbalikan fakta sebagai usaha untuk menutupi sebuah kesalahan. Hal ini akan menjadi parah jika sang pengadil dalam organisasi itu tidak mendengarkan atau tidak menggali fakta dari semua pihak yang terlibat.

Pada level berikutnya, para penggerak organisasi itu akan menjadi paranoid dan pasif. Karena mereka sama sekali tidak akan mau meresikokan dirinya. Karena pada dasarnya resiko yang mereka ambil tidak sepadan dengan apa yang akan terjadi jika satu kesalahan terjadi. Kalau ini sudah terjadi maka iklim organisasi bisa dipastikan menjadi tidak sehat. sebagai dampaknya akan terjadi hal-hal sepeti misalnya:

1.       Orang-orang menjadi takut dan enggan mengambil tanggungjawab.

2.       Saling lempar tanggungjawab untuk mengurangi resiko.

3.       Tidak adanya empowerment dalam pengambilan keputusan.

4.        Proses pengambilan keputusan menjadi lama.

 

Yang paling parah adalah orang-orang pintar menjadi terlihat tidak pintar :) 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.