Blog

Opini

High Tech Low Tech

Memelihara Rasa Ingin Tahu

 

Rasa ingin tahu atau curiosity  adalah awal dari pengetahuan. Itulah yang saya amati dari seorang rekan kerja saya. Dalam interaksi saya dengannya ditempat kerja, sering sekali dia menanyakan atau menunjukkan keingintahuan yang sering tidak kita sadari. Saya mengamati bahwa hal ini berakar dari rasa ingin tahunya yang melebihi dari kebanyakan orang. Setidaknya lebih besar dari sebagian besar rekan kerja saya yang lain.

Sebagai hasilnya saya melihat dia menjadi problem solver yang efektif. Dengan rasa ingin tahu yang dia miliki dia berhasil mendapatkan pengetahuan yang lebih daripada orang lain. Dengan rasa ingin tahunya ini, dia juga berhasil mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa menjadi penghambat dalam proses pekerjaan yang kami lakukan. Kenapa, karena dia telah memikirkan kemungkinan-kemungkinan penghambat itu lewat serangkaian pertanyaan yang dia tanyakan pada dirinya sendiri. Nah jawaban dari pertanyaan itu merupakan hambatan yang harus kami carikan solusinya. Dan hebatnya ini dilakukan sebelum proses berjalan. Bukan seorang peramal, tapi seorang dengan curiosity yang lebih.

Dengan bermodal rasa ingin tahu ini, dia juga berhasil menjadi pembicara yang meyakinkan. Dalam meeting atau briefing singkat, penampilannya selalu meyakinkan. Menurut pengamatan saya, kepercayaan diri ini dia dapat karena dia yakin dengan bahan yang akan dia sampaikan atau yang sedang kami bahas. Sekali lagi kuncinya adalah rasa ingin tahunya. Dia selalu menanyakan kepada dirinya hal-hal yang lebih mendalam daripada yang dipikirkan orang lain. Lalu dia mencari jawabannya sendiri dan akhirnya membuatnya lebih mengerti daripada orang lain. Sehingga sewaktu pertemuan berjalan, dia bisa meyakinkan peserta dengan baik.

Orangnya tidak pelit ilmu, dengan senang hati dia memaparkan jurusnya yang meyakinkan. Ternyata memang benar, dia menjelaskan bahwa kuncinya adalah rasa ingin tahu. Saya mencoba untuk menirunya, hasilnya memang ada. Lalu dalam suatu meeting saya berusaha agar bisa seperti dia. Lumayan juga tapi dasar memang rekan saya ini telah lebih lama mempraktekkan jurus rasa ingin tahu ini, maka presentasinya jauh lebih meyakinkan.

Well,  memang harus lebih banyak belajar dan tetap memelihara rasa ingin tahu saya

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.