Lelakut

Untuk urusan loyalitas dan dedikasi dalam melakukan tugas, Polisi tidur adalah contoh sempurna. Tidak pernah memilih pengendara yang harus berhenti/pelan-pelan saat lewat diatasnya. Yang melanggar akan merasakan akibatnya.  Memang ada beberapa yang melabrak namun yang melanggar itu pasti akan merasakan ganjarannya. Ganjaran berupa ketidaknyamanan yang dirasakan sewaktu lewat diatas polisi tidur yang dilewati dengan kecepatan tinggi. Siang dan malam, panas terik dan hujan tidak akan membuat sang polisi tidur bangun dari tempat tugasnya.

Rekan lainnya yang mirip polisi tidur adalah orang-orangan sawah. Usianya jauh lebih tua dari polisi tidur. Walau tidak ada penelitian pasti, namun saya yakin bahwa orang-orangan sawah sudah ada sejak jaman sebelum kemerdekaan HIndia Londo. Mereka sama-sama tidak mempunyai daging, otot dan otak. Dan yang paling membuat mereka jauh lebih kuat adalah karena polisi tidur dan orang-orangan sawah tidak mempunyai perasaan. Faktor yang paling sering membuat penduduk dan pejabat Hindia Londo melanggar aturan. Parahnya lagi aturan itu mereka sendiri yang membuatnya heheheh

Sayang sekali keduanya tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis sehingga tidak mungkin untuk membagi tips untuk kita. Jadi jika ingin belajar dari mereka kita yang harus pandai-pandai menyerap ilmunya hehehe. Ngomong-ngomong kenapa sih harus belajar dari polisi tidur dan orang-orangan sawah? Yang bener saja belajar dari mereka hehehehe. Bukannya bermaksud eksentrik, tapi memang Hindia Londo sudah seperti kehabisan panutan. Memang masih ada orang-orang yang bisa dijadikan panutan tapi keberadaan mereka kalah tenar dari para tokoh yang diproduksi oleh industri hiburan di negeri Hindia Londo. Kalah tenar dari mereka yang tiap hari nongol di TV.

Sekali lagi faktor yang begitu kuat mempengaruhi adalah perasaan yang tidak bisa dikendalikan. Penguasa Hindia Londo begitu mengedepankan perasaan dalam setiap keputusan yang seharusnya berdasarkan aturan. Dilain pihak rakyat Hindia Londo mulai belajar melepaskan faktor perasaan itu. Mereka mulai melepaskan perasaan sebagai rakyat Hindia Londo. Mulai tidak memperdulikan peran mereka sebagai rakyat. Mulai tidak memusingkan ulah para pemilik saham di negeri Hindia Londo. Mulai makin tidak terlibat dengan urusan kenegaraan dan kewarganegaraan.

Nah kalau ini berlanjut pasti akan membuat repot pihak pemerintah di negeri Hindia Londo. Negeri elok permai yang dikelola mirip seperti……… (silahkan isi sendiri)