Blog

Opini

High Tech Low Tech

Bumi Antara Warisan atau Titipan

 

Perkembangan peradaban manusia membawa begitu banyak hal positif bagi kehidupan kita. Secara fisik pasti kita semua setuju bahwa kemajuan jaman telah memberikan begitu banyak penyederhanaan dalam kegiatan kita. Kemajuan peradaban sekarang ini membuat seolah jarak dan waktu bisa dikendalikan walaupun tidak sepenuhnya. Model transportasi dan komunikasi bisa mempersempit jarak dan mempercepat waktu. Namun secara psikologis, perkembangan jaman juga membawa beban tersendiri bagi tiap-tiap generasi.

Kita semua tanpa terkecuali dibekali dengan kemampuan untuk bertahan. Jika tidak maka spesies kita tidak akan bisa bertahan selama ini. Bukan hanya spesies kita, tapi semua mahkluk memang mempunyai kemampuan alami untuk bertahan. Walapun saya tidak setuju dengan teori evolusi Darwin bahwa kita  berasal dari monyet, tapi saya setuju dengan idenya secara umum bahwa kita harus melakukan adaptasi agar bisa bertahan.

Sebagai makhluk yang di anugerahi akal yang lebih banyak daripada mahkluk lainnya, manusia mempunyai kemampuan untuk merubah dunia. Walaupun tidak sepenuhnya bisa dikontrol oleh manusia, namun banyak perubahan yang bisa dibuat oleh akal manusia. Kenyataan ini membawa dampak bagi banyaknya kemudahan yang bisa dirasakan oleh spesies tertinggi di muka bumi.

Kalau dulu manusia purba makan murni dari ketersediaan yang ada di alam, sekarang manusia berusaha mengontrol ketersediaan itu. Bertani dan beternak merupakan perwujudan dari kemajuan akal manusia yang ingin melepaskan diri dari kegiatan berburu yang melelahkan.

Kebutuhan akan tempat berlindung dari cuaca dan lawan sampai kini tetap ada dalam bentuk yang berbeda. Gua batu, rumah kayu, rumah batu, dan apartemen menjadi perwujudan akal manusia yang akhirnya bukan hanya sebagai tempat berlindung tapi telah melibatkan citarasa seni yang ada dalam otak manusia sekarang.

Sekali lagi perkembangan peradaban yang membuat semua terasa lebih cepat memberikan beban psikologis yang makin besar dari generasi ke generasi. Semakin dipermudahnya manusia dalam urusan fisik malah membuat makin banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi. Dalam sekala yang lebih besar, tanggungjawab atas nasib planet kecil kita ini juga makin besar dari generasi ke generasi. Kerusakan alam yang memerlukan waktu panjang untuk perbaikan adalah masalah yang tidak sederhana. Ketamakan segelintir orang yang terbius dengan kecepatan membuat mereka mengesampingkan cara-cara alamiah dan bersahabat dalam pengelolaan alam.

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.