Blog

Opini

High Tech Low Tech

Sama Sama Konyol

 

Pagi tadi saya nonton si kotak ajaib dan melihat tayangan kendaraan yang digembosi aparat. Digembosi bannya karena kendaraan itu diparkir tidak pada tempatnya. Menurut aparat ini adalah salah satu cara untuk memberikan efek jera kepada pengendara yang parkir sembarangan. Pemilik diberi informasi bahwa mereka bisa menguhubungi kantor dinas terdekat jika ingin dibantu (dipompa) kendaraannya.

Ide yang kreatif sebagai salah satu cara untuk memberi efek jera kepada masyarakat yang tidak tertib memarkir kendaraannya. Menilik kepada parahnya kemacetan di Ibu Kota negeri Hindia Londo, ide ini sangat layak diterapkan.

Lalu kekonyolan dimulai oleh pertanyaan wartawan kepada petugas yang diwawancara. Wartawan dengan cerdas menanyakan apakah tindakan penggembosan ini tidak melawan hukum. Karena ternyata ada aturan yang mengatur tindakan-tindakan yang boleh diambil jika ada kendaraan yang diparkir sembarangan. Salah satu yang saya ingat adalah diderek dan juga digembok. Sialnya lagi tindakan penggembosan ternyata tidak diatur didalam undang-undang itu.

Wartawan menanyakan dan mengkhawatirkan akan ada penuntutan jika tindakan penggembosan tetap dilanjutkan. Sungguh pertanyaan cerdas sekaligus bodoh. Kombinasi yang susah dicari. Kenapa cerdas, karena antisipasinya jauh kedepan. Berpikir beberapa langkah dari pemikiran saya. Bodoh juga, karena pertanyaan ini mematikan sebuah ide brilian.

Temperatur otak saya naik menyentuh batas teratas. Tapi akhirnya cepat saya redakan karena memori saya sudah balik dengan segera. Memori bahwa ini adalah negeri Hindia Londo. Negeri dimana sebagian besar populasinya adalah “sarjana hukum”.

Dalam waktu kurang dari lima menit saya sudah bisa terseyum sendiri. Menertawakan diri sendiri karena sempat menjadi marah karena hal konyol seperti ini. Beberapa adegan lalu berputar di otak kiri saya. Adegan tentang orang-orang yang dengan cerdas memanfaatkan kata-demi kata yang ada dalam tiap-tiap pasal aturan yang ada.

Maunya sih saya kasi jempol buat mereka yang bisa mengolah kata-kata menjadi sesuatu yang menguntungkan mereka. Tapi saya putuskan untuk memberi jari tengah saja karena itu bukanlah hasil dari kecerdasan. Tapi semata kemalasan (saya menerima masukan kalau asumsi saya salah)

Akhirnya saya sampai kepada kesimpulan bahwa yang membuat dan melanggar aturan itu sama-sama konyolnya. Si Konyol pertama adalah yang membuat aturan karena aturannya terlalu detail sampai-sampai tidak bisa diterapkan. Si Konyol kedua adalah yang melanggar dan dengan bangganya merasa benar hanya karena aturannya memang memungkinkan pelanggar terlepas dari sanksi pelanggaran.

F*** You Man!!

 

GNU's Not Unix!

Walaupun tidak bisa 100% Open Source, tapi saya adalah big fans of Open Source. Salut untuk penggiat Open Source sehingga kita berkesempatan untuk belajar dan berbagi besama. 

Ubuntu Linux

Ubuntu adalah OS resmi saya  dari tahun 2005 dan hanya 2 kondisi yang bisa memaksa saya untuk tidak memakai Linux. Istri saya ngambek karena tidak terbiasa dengan interface dan komputer di kantor yang semuanya memakai Window$.

Green Peace

Sangat mengagumi kegigihan para pejuang lingkungan di Greenpeace. Salut untuk semua usaha mereka untuk mewariskan lingkungan yang terjaga untuk anak cucu kita. 

Ernesto Guevara de la Serna

Sikap dan prinsipnya belum ada yang bisa meniru sampai saat ini.

Guns n Roses

Love the music so much. Saya menyebutnya musik yang serius dan nggotanya genius. Setelah Guns n Roses bubar, menurut saya perkembangan musik dunia sudah berhenti (Maksa.......)  

Joomla. Because Open Source Matter

Joomla memberikan kemudahan luar biasa untuk urusan blogging. Memang sempat terpikir untuk memakai Wordpress seperti kebanyakan blogger lain tapi karena sudah kadung lengket dengan Joomla maka saya tetap setia dengan Joomla. Sampai suatu saat Joomla tidak Open Source lagi. 

Copyright © 2014. All Rights Reserved.